rasaku..
mungkin ku pernah membaginya
pernah mempermainkannya
dulu aku salah dalam menyambutnya
menyampaikannya
mengekspresikannya
membuatku tersesat..
itu dulu..
hingga aku disadarkan
bahwa aku salah..
kini..
aku tahu apa yang harus aku perbuat
untuk rasaku
hanya satu yang harus dipertahankan
disampaikan dengan benar
diberikan dengan cara yang tepat
hanya satu yang berhak menerima
only you..
itulah kalimat yang terucap dalam rasaku
mantap dan yakin
tak mau memberinya dengan siapapun
hanya kamu
ucapnya sekali lagi
"ada satu permintaan"
pinta rasaku
hanya satu permintaannya..
untuk mencapai keabadian dan kesatuan rasa
maukah..
kamu mengabadikannya..
menyatukan keduanya.. rasaku dan rasamu
will you..
marry me..
mungkin ku pernah membaginya
pernah mempermainkannya
dulu aku salah dalam menyambutnya
menyampaikannya
mengekspresikannya
membuatku tersesat..
itu dulu..
hingga aku disadarkan
bahwa aku salah..
kini..
aku tahu apa yang harus aku perbuat
untuk rasaku
hanya satu yang harus dipertahankan
disampaikan dengan benar
diberikan dengan cara yang tepat
hanya satu yang berhak menerima
only you..
itulah kalimat yang terucap dalam rasaku
mantap dan yakin
tak mau memberinya dengan siapapun
hanya kamu
ucapnya sekali lagi
"ada satu permintaan"
pinta rasaku
hanya satu permintaannya..
untuk mencapai keabadian dan kesatuan rasa
maukah..
kamu mengabadikannya..
menyatukan keduanya.. rasaku dan rasamu
will you..
marry me..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar