Jumat, 02 Agustus 2013

KEDOKKU...

sore itu..
seiring hilangnya sinar sang surya..
orang orang tersenyum bahagia begitu pun juga aku..
aku hanya mengalir, mengikuti keadaan yang ada..
lampu yang kecil nan remang dinyalakan..
pertanda hari semakin gelap..
sang rembulan pun hadir..
menggantikan sang surya..
karena begitulah jalannya..
mereka saling melengkapi satu sama lain..
sang surya dan rembulan..
memang indah ciptaan tuhan..
iringan iringan nada yang di lontarkan bebrapa insan..
semakin melengkapi suasana bahagia ini..
suasana itu..
sore yang begitu indah..
ya sungguh indah..
namun..
aku hanya pura pura..
senyumku itu, tawaku itu..
semua hanya kedok..
itu tak murni adanya..
tak sesuai apa yang terlihat..
hati ini berkata kata..
hati ini mengumpat..
sumpah serapah..
hati ini merasakan hal yang berbeda..
sesuatu yang membingungkan juga cukup menyakitkan..
takkan ada yang akan pernah peduli..
takkan pernah ada yang akan bertanya..
"ada apa denganmu? apa kamu baik baik saja?"
takkan pernah..
bahkan dirinya pun mungkin tak akan menanyakan hal itu..
ya mungkin sia sia menanyakan hal itu..
apalagi padaku.. toh siapa aku..
tapi lagi lagi..
suasana indah sore itu.. cukup menyakitkan bagiku..
di tambah tiba tiba satu lirik lagu terdengar..
lagu yang.. ahh..
mereka memintaku untuk mengikuti lirik itu..
mereka pikir aku senang..
mereka pikir aku pun bahagia layaknya mereka..
justru aku marah..
sakit hati..
nggak terima..
semakin pesimis..
nggak jelas kemana arahnya perasaanku ini..
tapi mereka tak akan paham..
tak akan peduli..
lagi lagi..
aku pun tak berani berontak..
aku hanya diam..
menerima.. pasrah..
diam karena hanyut dalam kesedihan dan kepedihan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar