Senin, 22 April 2013

sepucuk surat

seiring dengan jatuhnya kelopak mawar itu

derap langkahku semakin menjauh

menjauh darimu

kembali

mengawasimu dari jauh

maafkan aku

karena aku terlalu sering menyakiti hatimu

inilah kata kata yang kutulis disepucuk surat
untuknya, sang mawar..
inilah keputusanku..
tapi kenapa? sampai sekarang kamu masih membelengguku
aku bukan yang terbaik, itulah yang ingin aku teriakkan keras keras di hadapanmu
tak perlu kamu menungguku kembali
tak perlu kamu mencariku nanti
seindah apapun itu kamu mawar
tapi bila mawar itu di tanganku, keindahan itu tak berarti
hanya tinggal menunggu waktu untuk layu
mawar terlihat indah bila di iringi rasa cinta dan kasih sayang

tapi saat ini aku tak menyediakan itu semua untukmu
bukan untuk kamu mawar !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar